KEBIJAKAN BANK INDONESI DALAM UPAYA MENDORONG PERTUMBUHAN EKONOMI DI INDONESIA
KEBIJAKAN BANK INDONESI DALAM UPAYA MENDORONG PERTUMBUHAN EKONOMI DI INDONESIA
JAKARTA, TaxCenter – Pemerintah terus berusaha untuk
dapat meningkatkan pertumbuhan perekonomian Indonesia di tengah pandemi
Covid-19 yang melanda bangsa ini.
Pemerintah telah menerapkan berbagai macam kebijakan
yang diharapkan dapat mendorong dari pertumbuhan ekonomi di Indonesia.
Bapak Perry Warjiyo selaku Gubernur Bank Indonesia
(BI) akan tetap mempertahankan kebijakan suku bunga rendah. Kebijakan tersebut
diharapkan dapat mendorong dari pertumbuhan ekonomi dalam negeri.
Bapak Perry Warjiyo mengatakan bahwa kebijakan tersebut dilakukan karena inflasi
yang terjadi di Indonesia masih cenderung rendah. Kemudian Bank Sentral perlu
mempertahankan suku bunga yang cukup rendah agar pertumbuhan ekonomi di
Indonesia dapat terus melaju ke zona positif.
Beliau juga mengatakan bahwa penerapan kebijakan suku
bunga yang rendah kemungkinan akan diterapkan sampai dengan tahun 2022.
Namun beliau juga menambahkan bahwa pihaknya akan
terus evaluasi dan melihat dari perkembangan data perekonomian untuk
ke depannya.
Kemudian Bapak Purbaya Yudhi Sadewa selaku Ketua Dewan
Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan mengatakan bahwa jika suku bunga dan bunga
deposit perbankan menurun maka akan mendorong daya beli dari masyarakat kelas
atas dalam berbelanja.
Dengan adanya peningkatan daya beli dari masyarakat
kelas atas maka akan mendorong dari tingkat konsumsi dan pertumbuhan ekonomi domestik.
Sehingga, masyarakat kelas menengah dan masyarakat kelas menengah bawah akan
terdampak dari aktivitas masyarakat kelas atas sehingga dapat menggerakkan roda
perekonomian.
Perkoppi berharap melalui kebijakan tersebut dapat
mendorong daya beli masyarakat yang dapat mendorong dari pergerakan dari
perekonomian Indonesia sehingga program Pemulihan Ekonomi Nasional dapat segera
rampung.