PELUANG PENURUNAN AKTIVITAS PEREKONOMIAN INDONESIA YANG DI NILAI KECIL



JAKARTA, TaxCenter – Pemerintah Indonesia terus menerapkan berbagai macam kebijakan kebijakan perekonomian. Melalui penerapan kebijakan kebijakan perekonomian diharapkan dapat terus mendorong pemulihan dan peningkatan perekonomian nasional.

Baru baru ini, Badan Kebijakan Fiskal (BKF) mengungkapkan bahwa negara Indonesia termasuk ke dalam salah satu dari sebagian negara di Asia yang memiliki peluang kecil untuk mengalami resesi ekonomi.

Berdasarkan dari hasil survei Bloomberg, probabilitas resesi untuk negara Indonesia hanya sebesar 3%.

Berdasarkan hasil dari survei Bloomberg, probabilitas resesi tersebut lebih rendah jika dibandingkan dengan rata rata di negara Asia Pasifik yang memiliki probabilitas resesi sebesar 20% sampai dengan 25%.

Selanjutnya untuk probabilitas dari negara negara di Asean seperti negara Filipina, Thailand, Vietnam, dan juga Malaysia mencapai sebesar 8% sampai dengan 13%.

Kemudian untuk negara negara seperti negara Korea Selatan dan Jepang bahkan memiliki probabilitas resesi sebesar 25%.

Selanjutnya tidak hanya berdasarkan hasil dari survei Bloomberg, untuk pertumbuhan dari perekonomian Indonesia pada kuartal I/2022 per bulan Juni 2022 telah mencapai sebesar 5%  dengan tingkat inflasi yang hanya sebesar 4,4%.

Tingkat pertumbuhan perekonomian dan inflasi yang terjadi pada kuartal I/2022 tersebut dinilai lebih baik jika dibandingkan dengan negara negara lainnya.

Kemudian dari sisi fiskal, untuk pendapatan negara pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sampai dengan Semester I/2022 dapat bertumbuh sebesar 48,5% bersamaan dengan terjadinya pemulihan perekonomian dan peningkatan dari harga komoditas.

Selanjutnya Bapak Febrio Kacaribu selaku Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) juga menjelaskan bahwa Pemerintah Indonesia akan terus memitigasi berbagai macam risiko yang ada, sehingga dapat memastikan tren positif perekonomian domestik akan terus bergerak dan kesejahteraan dari para masyarakat dapat terus terjaga.

Perkoppi berharap melalui kebijakan kebijakan perekonomian yang telah di terapkan oleh pemerintah Indonesia dapat terus menjaga momentum pemulihan dan juga pertumbuhan perekonomian nasional.



Kirim Pertanyaan

Pertanyaan terkirim