PEMERINTAH INDONESIA TELAH MENCATAT INFLASI INDONESIA TAHUN 2022 SEBESAR 3,5%



JAKARTA, TaxCenter – Pemerintah Indonesia terus menerapkan berbagai macam kebijakan kebijakan perekonomian, melalui kebijakan kebijakan yang di terapkan oleh pemerintah Indonesia dapat terus mendorong pemulihan dan juga peningkatan perekonomian nasional.

Ibu Sri Mulyani Indrawati selaku Menteri Keuangan mengungkapkan bahwa tekanan inflasi yang di hadapi oleh negara Indonesia di nilai masih jauh lebih rendah apabila di bandingkan dengan negara negara lainnya.

Sebagai informasi bahwa pemerintah mencatat untuk inflasi yang terjadi di negara Indonesia per bulan April 2022 hanya sebesar 3,47%. Tingkat inflasi yang tercatat pada bulan April 2022 jauh lebih rendah apabila di bandingkan dengan inflasi yang terjadi di negara negara lainnya.

Ibu Sri Mulyani Indrawati menjelaskan bahwa tekanan yang terjadi atas tingkat inflasi yang di hadapkan oleh Indonesia termasuk kategori rendah. Hal tersebut dapat terjadi karena Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) telah mampu mengambil peran sebagai Shock Absorber di tengah peningkatan atas harga dari komoditas global.

Ibu Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan bahwa pemerintah Indonesia akan terus menjaga keterjangkauan dari harga energi. Keterjangkauan dari harga tersebut sangat di perlukan untuk dapat menjaga tingkat daya beli dari para masyarakat dan menjaga momentum atas pemulihan perekonomian.

Selanjutnya kebutuhan atas belanja subsidi energi dan kompensasi yang dibayarkan oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) mengalami peningkatan yang tajam.

Selanjutnya dalam Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) tahun 2023, pemerintah Indonesia telah memproyeksikan untuk inflasi pada tahun 2023 berada di kisaran 2% sampai dengan 4% dan sesuai dengan asumsi dari inflasi yang telah tercantum pada outlook Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2022.

Perkoppi berharap melalui kebijakan kebijakan yang telah di terapkan oleh pemerintah Indonesia dapat terus menekan angka inflasi pada tahun tahun berikutnya, dan Perkoppi berharap agar pemulihan dan peningkatan perekonomian Indonesia dapat terus tercapai.

Kirim Pertanyaan

Pertanyaan terkirim