PERENCANAAN DALAM MENINGKATKAN ANGKA PERTUMBUHAN EKONOMI BANGSA INDONESIA
PERENCANAAN DALAM MENINGKATKAN ANGKA PERTUMBUHAN EKONOMI BANGSA INDONESIA
JAKARTA, –
COVID-19 virus yang telah membunuh sebagian besar orang di dunia ini, dan sudah
lebih dari 1 (satu) tahun semenjak pandemi ini melanda negeri tercinta.
Sudah berbagai cara
yang di tempuh pemerintah dalam menangani pandemi ini, mulai dari pembatasan
sosial, pelarangan mudik, memberikan imbauan betapa pentingnya penjaga jarak
dan memakai masker, hingga pemberian vaksin bagi masyarakat.
tetapi ada satu
hal lagi yang menjadi sorotan pemerintah di tahun 2021, yaitu memulihkan dan meningkatkan
pertumbuhan ekonomi Bangsa Indonesia.
Di kutip dari M.
Yusuf Ateh selaku kepala Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan atau di
singkat menjadi BPKP, terdapat tiga komponen yang menjadi tolak ukur dalam
penilaian kinerja pertumbuhan ekonomi di tahun ini.
APBN, APBD, dan
investasi, merupakan tiga komponen yang menjadi dasar dalam pertumbuhan ekonomi
ini.
Berdasarkan
laporan yang di buat oleh Boao Forum for Asia atau di singkat BFA, pada tahun
2021 memprediksi laju pertumbuhan ekonomi asia bisa mencapai 6,5 persen. Target
ini di harapkan bisa tercapai seiring dengan berjalannya program vaksinasi
covid-19 yang di laksanakan di setiap negara di dunia.
Di kutip dari Bu
Sri Mulyani selaku Menteri Keuangan, menyebutkan bahwa target pertumbuhan
ekonomi Bangsa Indonesia di tahun 2021 ini berada di kisaran 4,5% hingga
5,5% atau berbalik pulih dari kontraksi
pertumbuhan ekonomi pada tahun 2020 sebesar -2,07%.
M. Yusuf Ateh menekankan
bahwa untuk meningkatkan angka pertumbuhan ekonomi menjadi 5% perlu ada nya
kontribusi dari Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan untuk mengawasi dan
mencermati dalam perencanaan belanja APBN dan APBD, agar setiap dana yang telah
di anggarkan dapat di pakai sesuai dengan fungsinya masing-masing.
Maka dari itu
peran dari Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan sangat penting untuk
meningkatkan angka pertumbuhan ekonomi Bangsa Indonesia ini.