PERKEMBANGAN E-SPORT DAN PEREKONOMIAN INDONESIA
PERKEMBANGAN E-SPORT DAN PEREKONOMIAN INDONESIA
JAKARTA, - Era digital adalah suatu masa yang sudah
mengalami perkembangan dalam segala aspek kehidupan menjadi serba digital.
Perkembangan era digital juga terus berjalan tanpa bisa dihentikan. Karena
sebenarnya masyarakat sendiri yang meminta dan menuntut segala sesuatu menjadi
lebih praktis dan efisien.
Banyak sekali kemudahan yang di tawarkan seperti :
memesan makanan, memesan kendaraan, membeli kebutuhan rumah. Bahkan sampai
muncul nya pekerjaan baru seperti, youtuber, selebgram, tiktoker. Muncul juga
cabang olahraga baru yang di sebut dengan E-sport.
Para pekerja di bidang digital ini tidak menutup
kemungkinan mendapatkan pendapatan yang cukup besar dari pekerjaan digital
mereka.
Maka dari itu Direktorat Jenderal Pajak sedang
mencanangkan pengawasan untuk para wajib pajak yang berkecimpung di sektor
digital ini, termasuk para player E-sport
yang sedang berkembang dengan pesat saat ini.
Dikutip dari Asosiasi Game Indonesia atau di singkat
AGI memberitahukan bahwa kegiatan E-sport ini sangat berpotensi besar di rana
perekonomian Indonesia.
Tercatat sudah sebesar Rp 15 Triliun yang sudah di catat
pada tahun 2018 untuk penjualan video game di Indonesia, dan sudah tercatat
sebanyak 52,6 juta orang yang terhubung online di Indonesia dan sekitar 34 juta
orang yang menggunakan internet untuk bermain game.
Di dalam ekosistem E-sport ada yang di sebut dengan
pertandingan, di pertandingan ini para player memperebutkan juara dan hadiah
dalam bentuk uang yang bisa di katakan cukup besar, sebagai contoh pertandingan
yang di laksakan Oleh PUBG MOBILE, pada tahun 2020 yaitu PMGC 2020 memiliki
total hadiah sebesar 1,2 juta US dolar atau sekitar Rp 16,9 miliar.
Hal ini sangat memberikan dampak yang baik bagi
perekonomian Indonesia. Di mana berdasarkan data di atas bisa memaparkan
seberapa besarnya inkam para wajib pajak, sehingga dari Direktorat Jenderal
Pajak sedang mengawasi dan pendataan kembali bagi para wajib pajak yang
berkecimpung di dalam lingkungan ekonomi digital ini.
Perkoppi pun juga berpendapat kalau ekosistem E-sport ini memiliki prospek yang cukup
baik untuk kedepannya, karena jika di liat dari sekarang sudah banyak
bermunculan pertandingan pertandingan resmi di ajang E-sport ini dan untuk kedepannya akan lebih banyak lagi dan untuk
tetap merawat dan menjaga ekosistem,
perlu peran besar dari pemerintah untuk turut membantu dan mendukung E-sport
ini, salah satu cara yang telah di tempuh oleh pemerintah dalam
mendukung E-Sport ini adalah dengan
memasukan cabang E-sport ini ke dalam
cabang olahraga di SEA Games 2019.
Pada Rapat Kerja Nasional KONI Pusat 2020 yang di
laksanakan secara virtual pada tanggal 25 – 27 Agustus 2020, Kementerian Pemuda
dan Olahraga beserta Komite Olahraga Nasional Indonesia secara resmi mengakui E-Sport sebagai cabang olahraga di
Indonesia, dan pada rapat itu pemerintah Indonesia meresmikan Pengurus Besar
Esports Indonesia sebagai satu-satunya badan resmi pemerintahan yang menaungi E-sport sebagai cabang olahraga di bawah
naungan Komite Olahraga Nasional Indonesia.