PRESIDEN JOKOWI BERPESAN UNTUK WASPADA PADA EKONOMI KUARTAL III/2021
PRESIDEN JOKOWI BERPESAN UNTUK WASPADA PADA EKONOMI KUARTAL III/2021
JAKARTA, TaxCenter – Pertumbuhan perekonomian
Indonesia di tengah pandemi Covid-19 sudah mengalami peningkatan.
Pada awal kuartal I/2021, pertumbuhan perekonomian
Indonesia minus 0,74%. Kemudian pada kuartal II/2021, pertumbuhan perekonomian
Indonesia mencapai 7,07%.
Presiden Republik Indonesia Bapak Joko Widodo atau
yang akrab disapa dengan nama Jokowi berpesan bahwa perekonomian pada kuartal
III/2021 akan lebih berat dibandingkan kuartal II/2021.
Menurut Bapak Joko Widodo, penyebaran virus Corona
varian Delta dapat mengancam perekonomian Indonesia dikarenakan pemerintah
memberlakukan pengetatan atas mobilitas masyarakat melalui penerapan
Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).
Himbauan tersebut diberikan oleh Bapak Joko Widodo
supaya masyarakat dan para pelaku ekonomi dapat berhati-hati di tengah
peningkatan kinerja atas berbagai sektor keuangan.
Dalam kesempatan yang sama, Bapak Joko Widodo juga
mengatakan bahwa beliau sangat mengapresiasi atas pencapaian atas pertumbuhan
yang pesat dari jumlah investor pasar modal dalam negeri. Pertumbuhan jumlah
investor pasar modal dalam negeri didominasi oleh para investor ritel
millennial.
Berdasarkan data yang telah dicatatkan sampai dengan
bulan Juli 2021, investor pasar modal mengalami peningkatan yang menjadi
sebesar 5,82 juta atau mengalami peningkatan sebesar 93% apabila dibandingkan
dengan periode yang sama pada tahun 2020.
Angka pertumbuhan investor pasar modal dalam negeri ini
mengalami peningkatan sebesar 4 kali lipat jika dibandingkan dengan jumlah
investor pasar modal dalam negeri pada tahun 2017.
Perkoppi berharap agar pertumbuhan perekonomian
Indonesia pada kuartal III/2021 mengalami peningkatan dibandingkan dengan
pertumbuhan perekonomian pada kuartal II/2021 dan Perkoppi berharap agar
pandemi Covid-19 di Indonesia dapat segera teratasi.