REALISASI DARI PROGRAM PEMULIHAN EKONOMI NASIONAL



JAKARTA, TaxCenter – Pandemi Covid-19 masih belum berlalu dari negeri kita tercinta. Pandemi Covid-19 ini memberikan berbagai macam dampak yang sangat mempengaruhi semua sektor perekonomian di Indonesia.

Pandemi Covid-19 ini membuat roda perekonomian Indonesia sempat berhenti. Banyak masyarakat yang mengalami kesulitan dalam sektor ekonomi akibat pandemi Covid-19.

Maka dari itu pemerintah berupaya untuk menangani pandemi Covid-19 dan juga untuk memulihkan perekonomian negara melalui penerapan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Melalui penerapan Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) ini diharapkan dapat mendorong kembali roda perekonomian negara akibat dampak dari pandemi Covid-19.

Pemerintah juga berharap melalui penerapan Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) ini dapat membantu meringankan beban yang harus ditanggung oleh masyarakat akibat pandemi Covid-19.

Menurut Bapak Airlangga Hartanto selaku Menteri Koordinator Bidang Perekonomian mengatakan bahwa realisasi dari penyaluran dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) baru mencapai nilai Rp 340,84 triliun. Angka realisasi dari penyaluran dana Pemulihan Ekonomi Nasional tersebut setara dengan 45,8% dari pagu yang mencapai Rp 744,75 triliun.

Realisasi dari penyaluran dana Pemulihan Ekonomi Nasional tersebut terdiri dari penggunaan dana untuk program kesehatan. Untuk program kesehatan dana yang dipergunakan mencapai Rp80,84 triliun atau sekitar 345 dari pagu.

Kemudian untuk perlindungan sosial dana yang dipergunakan mencapai Rp 102,69 triliun atau sekitar 55% dari pagu yang telah ditetapkan.

Selanjutnya untuk realisasi dari penyaluran dana bantuan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) mencapai Rp 48 triliun. Realisasi dari penyaluran dana tersebut sekitar 55% dari pagu yang telah ditetapkan.

Dan yang terakhir ada pemberian insentif usaha yang telah terealisasi mencapai Rp 56,7 triliun. Angka realisasi tersebut mencapai Rp 50,35% dari pagu yang telah ditetapkan.

Dalam penerapan program Pemulihan Ekonomi Nasional, Bapak Airlangga Hartanto telah mencatat mengenai  realisasi dari penyaluran Bantuan Sosial berupa beras sebesar 10 Kilogram (KG) yang telah disalurkan sesuai target kepada 28,8 juga keluarga Penerima Manfaat.

Kemudian untuk penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) telah disalurkan  kepada 8,8 juta penerima.

Sementara itu untuk realisasi dari penyaluran Bantuan Presiden (Banpres) Produktif Usaha Mikro (BPUM) telah mencapai Rp 14,2 triliun dan diberikan kepada 11,84 juga pelaku usaha mikro. Angka realisasi dari penyaluran bantuan tersebut telah mencapai 92% dari pagu yang telah ditetapkan.

Perkoppi berharap dalam penerapan Program Pemulihan Ekonomi Nasional dapat segera rampung dan Perkoppi berharap agar pandemi Covid-19 dapat segera teratasi. 



Kirim Pertanyaan

Pertanyaan terkirim