UPAYA PEMERINTAH INDONESIA DALAM MENGELOLA ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA NEGARA DI TENGAH PANDEMI COVID-19


JAKARTA, TaxCenter – Pemerintah Indonesia terus menerapkan berbagai macam kebijakan kebijakan perekonomian. Melalui kebijakan kebijakan perekonomian yang di rancang dan diterapkan oleh Pemerintah Indonesia diharapkan dapat terus menjaga momentum dari pemulihan dan peningkatan perekonomian nasional.

Ibu Sri Mulyani Indrawati selaku Menteri Keuangan mengatakan bahwa terdapat berbagai macam tantangan yang akan dihadapi oleh pemerintah Indonesia, terutama dari sisi Internal, terlebih dalam melakukan pengelolaan terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di tengah Pandemi Covid-19.

Ibu Sri Mulyani Indrawati menjelaskan bahwa seluruh direktorat di Kementerian keuangan harus dapat bekerja lebih keras sehingga dapat memastikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dapat dikelola dengan baik ketika pandemi Covid-19.

Sebagai contoh, Kementerian Keuangan harus dapat memastikan tidak ada potensi penerimaan negara yang hilang karena penerimaan negara sangat dibutuhkan untuk dapat menopang anggaran belanja negara.

Selanjutnya Ibu Sri Mulyani Indrawati menjelaskan bahwa Pandemi Covid-19 telah memberikan dampak yang sangat berpengaruh terhadap menurunnya kegiatan perekonomian dari masyarakat sehingga menyebabkan penerimaan negara mengalami kontraksi.

Kemudian, para pegawai Kementerian Keuangan pun harus lebih teliti dalam mengumpulkan seluruh penerimaan negara sesuai dengan potensi dari perekonomian yang bergerak.

Untuk dapat melakukan pengawasan tersebut, Pemerintah Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), dan juga Direktorat Jenderal Anggaran (DJA) perlu bekerja dengan sangat keras untuk dapat mencapai tujuan tersebut.

Selanjutnya selain dari sisi penerimaan, Pemerintah Indonesia juga akan menghadapi tantangan dari sisi belanja. Menurut Ibu Sri Mulyani Indrawati, bahwa pengelolaan anggaran belanja negara perlu di pastikan dapat berjalan dengan sangat baik walaupun harus melibatkan berbagai kementerian/lembaga.

Selanjutnya untuk transfer ke daerah, Pemerintah Daerah (Pemda) juga harus dapat mengelola keuangan negara tersebut dengan baik bagi kepentingan seluruh masyarakat.

Menurut Ibu Sri Mulyani Indrawati, Pemerintah Indonesia menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebagai instrumen CounterCyclical untuk dapat menangani permasalahan kesehatan yang diakibatkan pandemi Covid-19, dan juga memberikan perlindungan sosial kepada seluruh masyarakat dan mendukung proses pemulihan perekonomian nasional.

Perkoppi berharap melalui kebijakan kebijakan perekonomian yang telah di rencanakan dan di terapkan oleh pemerintah Indonesia dapat terus menjaga momentum dari pemulihan dan peningkatan perekonomian nasional.


Kirim Pertanyaan

Pertanyaan terkirim